"Dan janganlah sekali-kali engkau menyangka orang-orang yang terbunuh(yang gugur syahid)pada jalan Allah itu mati.(Mereka tidak mati) bahkan mereka itu hidup (secara istimewa)di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki" ali-imran:169
sila klik
BOIKOT!!!
Jangan Kita Lupa
Rabu, 7 Mac 2012
Jenazah Syeikh Usamah Disembunyikan???
Syaikh Usamah yang telah syahid (insya Allah) pada 2 Mei 2011 dalam serangan salibis AS di Abottabad dinyatakan dalam dokumen Stratfor, tidak dikuburkan di laut tetapi jenazah Syaikh Usamah dibawa ke bilik mayat militer di Dover, Delaware, AS.
Berdasarkan e-mail yang dirilis Wikileaks, para pejabat Analisis Stratfor tidak yakin bahwa Syaikh Usamah dikuburkan di laut tetapi dibawa ke Dover menggunakan pesawat CIA.
Kemudian jenazah Syaikh dialihkan ke Institut Medis Militer AS di Maryland untuk diperiksa. Pada pukul 5:26 pagi pada 2 Mei 2011, Obama laknatullah mengumumkan keberhasilan pasukannya membunuh Syaikh Usamah rahimahullah.
Dikutip dari rilisan Wikileaks, CEO Stratfor George Friedman mengirimkan sebuah email yang mengatakan: "Lapor, kami membawa jenazahnya bersama kami. Syukurlah."
Fredd Burton, timbalan presiden Intelijen, mengikuti kabar pada 5:51 pagi dengan email berjudul "(alpha) Body bound for Dover, DE on CIA plane", menyatakan:
"Dari [sic] menuju ke Institusi Angkatan Bersenjata Patologi di Bethesda".
Pada 1:36 siang, Fred Burton membalas sebuah email berjudul "Re: OBL's Corpse", menyatakan:
"Jenazah ditahan Dover, seharusnya berada disini sekarang."
"Kami ingin foto, cap jari, DNA, dll."
Hal ini bertentangan dengan laporan resmi AS yang menyatakan bahwa jenazah Syaikh Usamah bin Ladin rahimahullah dikuburkan di laut yang dilepaskan oleh kapal Angkatan Laut AS. Allahu A'lam. (
Selasa, 6 Mac 2012
Apa Khabar Saudara Di Pattani?
Hal itu dinyatakan Zubair Hussein, salah seorang perwakilan dari Patani United Liberation Organisation (PULO) kepada wartawan dari media Islam, Isnin malam (5/3).
“Pemerintah menganggap kami teroris, padahal kami adalah pejuang Patani. Dimana Patani pernah menjadi sebuah negara tapi kemudian dirampas oleh pemerintah Siam. Dari situlah muncul beberapa kelompok untuk mengembalikan Patani,” ujarnya
Masyarakat Pattani umumnya, mendukung langkah-langkah perjuangan yang diambil berbagai kelompok perjuangan disana, termasuk Jihad dengan senjata melawan pemerintah Thailand.
“Mereka menyokong saja, bahkan sebelum bekerja, rakyat menyempatkan diri untuk menaruh bom”tutur Zubair.
Pemerintahan Thailand saat ini adalah Pemerintahan mutlak Buddha. Mereka menganggap orang Islam sebagai bawahan dan pemberontak. Padahal jumlah umat muslim di Patani ada sekitar 1,5 juta.
Sabtu, 14 Januari 2012
Celaka !!!Tentera Amerika Kencingkan Jenazah Mujahidin
Beredar luasnya video penghinaan tentara salib AS terhadap jenazah mujahidin Taliban semakin menyukarkan pemerintah salib AS yang sedang berjuang keras untuk mempertahankan maruahnya. Untuk menutupi kekalahan demi kekalahan telak selama perang satu dekad di Afghan, Washington tengah membujuk mujahidin Taliban agar mau ‘berunding’.
Dzabihullah Mujahid dalam pernyataannya mengungkapkan bahawa selama satu dekad jihad melawan salibis AS, tentara salibis AS sudah ratusan kali mengencing jenazah mujahidin Taliban. Video yang saat ini beredar hanyalah secuil bukti atas kebiadaban penjajah yang marah karena kalah di medan pertempuran.
Rabu, 21 Disember 2011
Pejabat Front Pembela Islam Di Indonesia Dibakar!!!Siapa Sekarang Yang Teroris
Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Syihab mengatakan, FPI sejak Rabu kemarin ikut serta mengamankan rakyat korban kasus penyembelihan warga Mesuji Lampung. “Sejak kemarin, Rabu 14 Desember 2011, Front Pembela Islam (FPI) Pusat, mengamankan rakyat korban kebiadaban kasus penyembelihan warga Mesuji Lampung oleh Pamswakarsa bentukan pengusaha yang dibina oknum di Mesuji – Lampung,” kata Habib melalui pesan singkatnya yang disebar dan diterima arrahmah.com, Kamis, (15/12).
“Pagi dini hari, Markas FPI Yogya dibom orang tak dikenal. Satu laskar kritis, mohon doakan,” lanjut Habib.
Sebelumnya, Rabu, (14/12/11), sejumlah laskar Front Pembela Islam bersama beberapa aktivis, LSM dan puluhan warga Mesuji, Lampung, yang didampingi Mayor Jenderal (Purn) Saurip Kadi, mengadu ke Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat atas pembantaian keji yang menimpa warga Mesuji dan menelan korban 30 orang warga.
Kami mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut kepada jubir FPI, Munarman SH, melalui pesan BBM. Beliau membenarkan kejadian tersebut. Dan beliau juga mengabarkan bahwa salah satu laskarnya cedera. Motif dibalik pengeboman ini juga masih tidak jelas, kata beliau. Insya Allah kami akan memberikan berita lebih lanjut secara aktual. (bilal/arrahmah.com)
p/s:aku baru sahaja balik dari Indonesia.Isu pengganas Islam selalu dimainkan di media di sana,yang ternyata media sana sangat terikut dengan agenda Yahudi
Sabtu, 26 November 2011
Semakin Ramai Janda Di Iraq
Iraq dalam tiga dekad terakhir didera oleh perang berpanjangan , sehinga angka kematian kaum lelaki, wanita, anak-anak, dewasa, dan orang kurang upaya sangat tinggi. Perang Iran-Iraq pada dekad 1980an meninggalkan puluhan ribu janda. Angka itu bertambah sangat tinggi setelah pasukan multinasional yang dipimpin AS menyerbu Iraq pada 1991, yang disusul oleh sekatan antarabangsa terhadap Iraq selama lebih dari satu dekad.
Lebih dari satu juta penduduk awa Iraq mati karena kekurangan makanan dan ubat-ubatan akibat sekatan yang sangat zalim tersebut. Di tengah keadaan ekonomi yang hancur, rejim sekuleris sosialis Bath Iraq harus menghadapi pemberontakan kelompok Syi’ah dan suku Kurdi. Akibatnya, jumlah janda semakin tinggi.
Puncaknya terjadi saat pencerobohan salibis AS terhadap Iraq pada 2003. Pasukan salibis AS, UK, dan sekutu-sekutunya menjajah Iraq dan membuat pemerintahan boneka pro-Barat. Perlawanan mujahidin Iraq selama 2003-2011 telah menewaskan lebih dari 40.000 tentara penjajah. Kekalahan demi kekalahan penjajah salibis di Iraq memaksa Obama untuk menarik sebagian pasukannya ke Kuwait.
Korban syahid di kalangan mujahidin dan masyarakat awam Irak juga tinggi. Departemen Perencanaan Pembangunan Iraq melaporkan sekitar 9 % dari keseluruhan penduduk wanita di Irak, atau sekitar 900 ribu wanita menjadi janda akibat perang berpanjangan ini. Laporan Departemen Kewanitaan Iraq bahkan menyebut angka satu juta janda di Irak. Inilah korban kebiadaban pencerobohan militer salibis AS dan sekutunya di negeri muslim Iraq. Semoga Allah memberi kemenangan kepada mujahidin Iraq untuk mengusir penjajahan salibis dan pemerintahan boneka pro-Barat, serta membangun kembali Iraq secara lebih baik.
Khamis, 13 Oktober 2011
Teroris Yahudi Menghancurkan Masjid di Lembah Jordan
Tentara Zionis menghancurkan Masjid Khirbat Yirza yang berlokasi di dekat kota Tobas di Lembah Jordan pada Selasa (11/10/2011) untuk ketiga kalinya di tahun ini, ujar sumber tempatan.
Mereka mengatakan tentara Zionis tiba di desa dengan buldoser dan menutup jalan menuju Masjid tersebut sebelum menghancurkannya.
Tentara Zionis menggunakan dalih seperti biasa, iaitu tidak adanya izin membangun, namun seorang warga di desa tersebut membantah dan mengatakan bahawa Masjid tersebut telah berdiri selama empat dekad lalu sebelum pendudukan Israel di Tepi Barat pada tahun 1967. Artinya, mereka tidak berhak merobohkan masjid tersebut.
Abdullah Misaeed mengatakan kepada PIC bahwa penduduk memiliki surat-surat sebagai bukti bahwa Masjid tersebut dibangun sebelum 1967 dan menambahkan bahawa warga setempat akan bersikap keras mempertahankannya walaupun harus melaksanakan solat di puing-puing Masjid.
Ini adalah kali ketiga Masjid tersebut dihancurkan, namun warga setempat mempertahankannya dan membangunnya kembali.
Tentara Zionis mendirikan kem militer yang mengelilingi desa.
Khamis, 28 Julai 2011
Palestin,Tidak Bermusim Mengingatinya...
Mudah-mudahan aku bukanlah salah satu dari yang berbuat demikian.Setiap bangun pagi aku akan cuba mengambil tahu tentang keadaan semasa umat Islam,terutamanya di Palestin itu.Aku berusaha menyedarkan sahabat-sahabat aku tentang Palestin.
Walau kadang-kadang disindir aku,disebabkan terlalu mengambil tahu tentang masalah luar,dan sangat membenci Yahudi.Tapi itulah manusia,walau berada dalam jemaah Islam pun perkara seperti ini tidak dapat dielakkan.Sudah menjadi wiridku untuk bercakap tentang boikot,pesanan yang pernah disampaikan oleh ramai pejuang seperti Hassan Al-Banna,Abdullah Azzam,tapi apa daya aku untuk sahabat-sahabat aku.
Ilmu ku bukanlah tinggi,apa lagi pengalaman hidup aku.Tiada satu pun dari aku ini yang dapat yakinkan mereka untuk ambil peduli saudara di sana.Mungkin berjaya Yahudi memecahkan kesatuan umat Islam dengan membuat sempadan geografi,bukan sahaja negara malah hati-hati umat Islam.
Berapa ramai yang sudah terlupa tentang masalah umat Islam di luar,adalah masalah seluruh muslimin di dunia???
Rabu, 29 Jun 2011
Freedom Flotilla Bersedia Untuk Diserang
Israel dan Amerika Serikat telah mengancam para jurnalis dan aktivis kemanusiaan untuk tidak berpartisipasi dalam misi pemberian bantuan ke Jalur Gaza.
Oren Helman, direktur Bagian Pers Pemerintah Israel, menyatakan pada Minggu (26/6/2011) bahwa konvoi Freedom Flotilla II akan dilarang oleh Israel, Reuters melansir.
Pelayaran yang akan diikuti oleh 500 aktivis dan 10 kapal rencananya akan sampai ke perairan Gaza hari Selasa.
Tel Aviv mengklaim pelayaran akan melanggar blokade yang berlangsung selama 2007 di Gaza. Blokade ini menjadikan Gaza dan 1,5 juta penduduknya menderita kekurangan pangan, bahan bakar, dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya.
Helman menyebut agar misi kemanusiaan ini sebagai tindakan ‘provokatif dan berbahaya’ yang bertujuan untuk merusak hak-hak Israel dalam mempertahankan dirinya dan juga dinilai akan melanggar undang-undang negara Zionis itu.
Sementara itu, , Hillary Clinton, mengungkapkan hal serupa.
“Kami tidak yakin bahwa pelayaran ini penting dan bermanfaat dalam membantu rakyat Gaza,” ujarnya. Pendukung loyal negara Zionis ini juga menyatakan bahwa pelayaran ini merupakan pelayaran yang provokatif
Ahad, 12 Jun 2011
Kisah Buat Lelaki Muslim Yang Terlena
Nadia adalah salah satu korban tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dia ditangkap tanpa alasan. Ketika dia dibebaskan dari penjara, tidak langsung kembali ke pangkuan keluarganya sebagaimana kebanyakan tahanan lainnya yang telah mengalami hal buruk, meskipun ketika dia telah terbakar oleh api penindasan dan kerinduan pada keluarganya.
Nadia kabur dengan segera setelah dia meninggalkan penjara, bukan karena perasaan malu yang akan diterimanya karena sejumlah kejahatan yang dilakukannya, akan tetapi karena apa yang telah dialami olehnya dan wanita Iraq lain yang tertangkap, yaitu pemerkosaan dan penyiksaan yang dilakukan oleh tentara Amerika di penjara Abu Ghraib. Dinding penjara mengungkapkan banyak cerita tragis, namun apa yang dikisahkan Nadia merupakan kebenaran hidup dan sekaligus neraka hidup.
Nadia memulai ceritanya:
“Aku sedang mengunjungi salah seorang kerabatku, kemudian tiba-tiba tentara Amerika memasuki rumahnya dan mulai menggeledah rumah itu. Mereka menemukan beberapa senjata ringan. Maka merekapun menangkap semua orang yang berada di rumah itu termasuk aku. Aku mencoba menjelaskan pada penerjemah yang menyertai patroli Amerika bahwa aku hanyalah seorang pengunjung. Akan tetapi pembelaanku gagal. Aku kemudian menangis, memohon pada mereka, sampai hilang kesadaran karena takut ketika mereka membawaku ke penjara Abu Ghraib.
Nadia melanjutkan: “mereka menempatkanku sendirian di sebuah sel penjara yang gelap dan kotor. Aku berharap aku akan segera dibebaskan, utamanya setelah penyelidikan terbukti aku tidak melakukan kejahatan”.
Nadia menjelaskan sambil air matanya mengalir ke pipinya, sebuah pertanda betapa banyak dia telah mengalami penderitaan.
“Hari pertama sangat menyusahkan. Selnya berbau tidak sedap, lembab dan gelap, kondisi ini membuatku semakin lama semakin takut. Suara tertawa prajurit di luar sel semakin membuatku ketakutan. Aku khawatir akan apa yang menimpaku nanti. Untuk pertama kalinya aku merasa berada dalam cengkraman situasi yang sulit dan aku telah memasuki sebuah dunia yang tidak dikenal yang aku tidak akan pernah keluar darinya.
Ditengah beraneka ragamnya perasaanku saat itu, aku mendengar suara seorang tentara wanita Amerika berbicara dalam bahasa Arab. Dia berkata kepadaku: “Aku tidak mengira penjual senjata di Iraq adalah wanita.” Ketika aku mulai mencoba menjelaskan kepadanya kondisi yang sebenarnya, dia memukulku dengan kejam. Aku menangis dan berteriak “Demi Allah ! aku dianiaya, demi Allah ! aku dianiya”
Tentara wanita itu menghujaniku dengan cacian dengan cara yang belum pernah aku bayangkan bisa terjadi atau aku akan diperlakukan seperti itu dalam keadaan apapun selamanya. Kemudian dia mulai menertawakanku sambil mengatakan bahwa dia telah memonitorku sepanjang hari dengan satelit, dan bahwa mereka mampu melacak musuh-musuh mereka meskipun sedang berada di dalam kamar tidur mereka sendiri dengan teknologi Amerika.
Kemudian dia tertawa dan berkata,”Aku mengawasimu ketika kamu bercinta dengan suamimu.” Aku menjawab dengan suara kebingungan “Tapi aku belum menikah”.
Dia memukuliku selama lebih dari 1 jam dan dia memaksaku minum segelas air, yang kemudian kuketahui mereka memberi obat di air itu. Aku mendapatkan kembali kesadaranku setelah 2 hari dalam keadaan telanjang. Segera aku tahu jika aku telah kehilangan sesuatu yang hukum apapun di dunia tidak akan mampu mengembalikannya kepadaku lagi. Aku telah diperkosa. Aku kemudian histeris tak terkontrol, dan aku mulai memukulkan kepalaku dengan keras ke tembok sampai lebih dari lima tentara Amerika yang dikepalai tentara wanita itu memasuki sel dan mulai memukuliku, kemudian mereka memperkosaku bergantian sambil tertawa-tawa dan menperdengarkan musik dengan keras.
Hari demi hari skenario pemerkosaan terhadapku diulangi. Dan setiap hari mereka menemukan cara baru yang lebih kejam dibanding dengan yang sebelum-sebelumnya.”
Nadia mulai menjelaskan perbuatan mengerikan dari Amerika bajingan:
“Setelah sekitar satu bulan, seorang tentara negro memasuki selku dan melemparkan 2 potong pakaian militer Amerika kepadaku. Dalam bahasa Arab yang lemah dia mengatakan agar aku memakainya. Setelah dia menutup kepalaku dengan kantong hitam, dia menuntunku ke toilet umum yang ada pipa untuk air dingin dan panas, dan dia memintaku untuk mandi. Kemudian dia menutup pintu dan pergi.
Aku menjadi sangat lelah dan merasakan kesakitan, tanpa mempedulikan banyaknya memar di tubuhku aku menuangkang sejumlah air ke badanku. Sebelum aku selesai mandi, tentara negro tadi masuk ke dalam. Aku ketakutan dan memukul wajahnya dengan mangkok air. Namun dia sangat kuat, dia memperkosaku dengan kejam dan meludahi mukaku, kemudian dia pergi dan kembali lagi dengan 2 tentara yang membawaku kembali ke sel.
Perlakuan seperti itu terus berlanjut, yang paling parah kadang aku diperkosa sampai 10 kali dalam sehari, membuat kesehatanku sangat buruk.”
Nadia berlanjut mengungkapkan perbuatan Amerika yang mengerikan terhadap wanita-wanita Iraq, dia berkata:
“Setelah lebih dari 4 bulan, seorang tentara wanita datang, dan aku menyimpulkan dari percakapannya dengan tentara lainnya jika namanya adalah Mary. Dia berkata kepadaku “sekarang kamu memiliki kesempatan emas, karena seorang petugas yang memiliki posisi tinggi akan mengunjungi kita hari ini. Jika kamu menghadapinya dengan sikap yang positif kamu akan dibebaskan, terutama karena kami sekarang yakin kamu tidak bersalah.”
Aku menjawab,”Jika kalian yakin aku tidak bersalah, mengapa kalian tidak membebaskan aku?”
Dia menjerit dengan gelisah,”Satu-satunya yang menjamin terbebasnya kamu adalah sikap positifmu terhadap mereka.”
Dia membawaku ke toilet umum, dan dia mengawasiku mandi sambil membawa tongkat tebal untuk memukulku jika aku tidak melakukan perintahnya. Kemudian, dia memberiku make up, dan memperigatkanku untuk tidak menangis dan merusak make up ku. Lalu dia membawaku ke sebuah ruangan kosong yang di situ tidak ada apapun kecuali sebuah penutup lantai. Setelah satu jam dia datang dengan ditemani 4 tentara dengan memegang kamera. Dia melepas bajunya dan mulai menggangguku seoalah-olah dia adalah seorang lelaki. Tentara lainnya tertawa dan memperdengarkan musik yang ribut, mengambil photoku dalam berbagai pose, dan mereka menunjuk-nunjuk wajahku.
Yang wanita menyuruhku tersenyum, jika tidak dia akan membunuhku. Dia mengambil pistol dari salah satu temannya dan menembakkan empat peluru di dekat kepalaku seraya bersumpah bahwa peluru yang kelima akan ditembakkan tepat di kepalaku.
Setelah itu, keempat tentara lainnya memperkosaku secara bergantian sampai aku kehilangan kesadaranku. Ketika kesadaranku pulih aku menemukan diriku di sel dengan bekas-bekas gigitan, kuku dan rokok ada di sekujur tubuhku.”
Nadia berhenti bercerita tentang tragedi yang menimpanya untuk menyeka air matanya, kemudian dia melanjutkan lagi: “Kemudian suatu hari Mary datang dan mengatakan kepadaku bahwa aku kooperatif dan akan dibebaskan setelah aku menonton film yang mereka rekam. Aku merasa sakit setelah menonton filmnya, dan Mary mengatakan,”Kamu telah diciptakan hanya untuk membuat kami bersenang-senang”.
Saat itu aku menjadi sangat marah dan aku menyerangnya meskipun aku takut akan reaksinya, aku akan membunuhnya kalau saja tentara lain tidak turut campur. Ketika para tentara melepaskanku, Mary menghujaniku dengan pukulan, kemudian mereka meninggalkanku.
Setelah kejadian itu, tidak ada seorangpun yang menggangguku selama lebih dari satu bulan. Aku menghabiskan masa itu dengan beribadah dan berdoa pada Allah Ta’ala yang memiliki seluruh kekuatan untuk menolongku.
Mary datang dengan beberapa tentara yang memberiku pakaian yang kukenakan ketika mereka menangkapku dan membawaku ke sebuah mobil Amerika. Kemudian mereka melemparkanku di sebuah jalan raya setelah memberiku 10.000 dinar Iraq.
Aku pergi ke sebuah rumah yang berdekatan dengan tempat aku dibuang, dan untuk mengetahui reaksi keluargaku, aku memilih mengunjungi salah seorang kerabatku supaya mereka mengetahui apa yang telah menimpaku ketika menghilang. Aku mengetahui bahwa saudaraku telah memasang papan tanda duka untukku selama lebih dari 4 bulan, mereka menganggapku sebagai orang yang sudah mati.
Aku memahami jika tikaman malu sudah menungguku. Maka, aku pergi ke Baghdad dan menemukan sebuah keluarga yang baik yang menampungku, dan aku bekerja pada keluarga ini sebagai pembantu dan guru privat bagi anak-anaknya.
Nadia terheran dalam kesakitan, penyesalan dan kemarahan:
“Siapa yang akan memuaskan dahagaku? Siapa yang akan mengembalikan keperawananku? Apa salah keluarga dan familiku? Aku mengandung seorang bayi, bahkan akupun tidak tahu siapa ayahnya.”
Dan Nadia mengakhiri ceritanya sampai di sini.
Apakah Amerika hanya memperkosa Nadia ataukah mereka memperkosa seluruh pria dan wanita di Ummat Islam ? Nadia adalah saya dan anda, istrimu dan juga istriku, saudarimu dan juga saudariku, ibumu serta ibuku. Dimanakah para pembela kesucian Islam! Dimanakah para pembela Islam!
“Mungkin masih banyak kisah menyesakan dada, bagi kita ummat Islam. Mungkin masih ada Nadia-Nadia lain di dalam penjara penuh penjaga babi dan kera berbangsa Amerika. Dimanakah kalian, jikalau kalian tidak tersentuh dengan cerita saudari kita, marahkah kalian dengan perlakuan manusia-manusia yang lebih kotor dari binatang ternajis sekalipun, bahkan mungkin mereka menjadi yang paling hina di Dunia dan Akhirat. Bangunlah wahai ummat!! Tidur kalian sudah terlalu lama!!”
Khamis, 9 Jun 2011
Gerbang Rafah Kini Dibuka Semula
Perbatasan Rafah antara Mesir dan Gaza telah kembali dibuka setelah ditutup selama empat hari, ujar pegawai Hamas mengumumkan.
Gerbang, yang menjadi titik satu-satunya laluan ke dunia luar bagi warga Palestin yang tinggal di Jalur Gaza, dibuka kembali pada Rabu (8/6/2011) setelah pegawai Mesir dan Hamas menyelesaikan perbezaan diantara mereka, ujar pengurus perbatasan Hamas, Ayub Abu Shaar tanpa mengatakan perselisihan antara kedua belah pihak.
Sisi Mesir menghentikan operasi mereka sejak tanggal 4 Mei di tengah perbedaan pendapat dengan pegawai Hamas. Kairo sebelumnya mengumumkan bahwa persimpangan akan dibuka kembali secara kekal.
“Penyebrangan akan beroperasi normal hari ini untuk kedatangan dan keberangkatan,” ujar Ayub Abu Shaar.
Perbatasan ini adalah tempat yang sangat penting untuk masuk dan keluar warga Palestin di Jalur Gaza yang berada di bawah blokade Israel yang melumpuhkan dan membatasi pergerakan manusia dan barang keperluan selama hampir empat tahun.
Menegakkan blokade di Jalur Gaza, rejim penguasa yang didukung AS dan telah digulingkan rakyatnya, Hosni Mubarak, mendukung Israel dengan menolak membuka perbatasan Rafah sejak bulan Juni 2007 meskipun ia memiliki kedaulatan penuh atas wilayah tersebut.
Rejim Mubarak berada di bawah tekanan dari komuniti antarabangsa dan beberapa negara Arab karena menolak untuk membuka perbatasan bahkan selama serangan mematikan yang dilancarkan tentara Zionis di Jalur Gaza pada akhir 2008 hingga awal 2009 di mana 1.400 awam Palestin kehilangan nyawa.
Penduduk Gaza menghadapi krisis yang berat karena minimanya air bersih, makanan, bahan bakar dan elektrik. Pembukaan kembali gerbang Rafah diharapkan dapat membantu rakyat Palestin di Jalur Gaza untuk memenuhi keperluan hidup mereka. Namun pembukaan gerbanh gini memicu kemarahan Israel.
Pemerintah baru Mesir tertarik untuk meninjau kembali kebijakan di perbatasan setelah Mubarak digulingkan pada Februari 2011.
Rabu, 25 Mei 2011
Boikot Produk Yahudi,Laungan Ulama' Besar
Sesiapa yang mengenali aku memang kenal sikap kebencianku terhadap Yahudi.Semenjak aku tahu membaca,buku seperti Siapakah Osama,Siapakah Tholiban,Taliban Antara Jihad dan Jahat di Afghan memang sudah ku baca.Kejahatan Yahudi dan sekutunya di dunia ini sudah lama aku kenal.
Kebencian ini menyebabkan aku mencari punca yang boleh ku menghapuskan kekuatan mereka yang terhad itu di dunia ini.Sebab itulah langkah pertama yang aku tahu ketika sekolah rendah ialah memboikot produk mereka.Bila aku melihat saudara seusia aku di Afghanistan memegang senjata api ketika itu,sudah ku tanamkan matlamat hidup ku akan datang.
Walau ramai yang kata aku terlalu muda untuk mengikuti jemaah Islam di awal remaja,tapi bagaimana pula sahabat ku yang di sana belum pun usia 10 tahun sudah memegang senjata yang biasanya aku cuma lihat di tv,untuk menembak kepala-kepala yang pernah disumpah menjadi monyet dan babi ketika sampai peringatan terhadap mereka waktu nabi mereka menyampaikan.
Perkara awal yang ingin ku cadangkan ketika mengikuti jemaah Pemuda PAS ialah apa yang aku praktikkan dari dahulu.Alhamdulillah,sebelum aku cadangkan Israel sudah menyerang Palestin dengan ganas dan ini membangkitkan perasaan fitrah yang peduli saudaranya.Kempen-kempen memulaukan barangan Israel dan sekutu berlaku dengan rancak hingga sahabatku disoal siasat selama beberapa jam.
Aku fikir semua sahabat akan kekal istiqamahnya dalam perjuangan yang kecil ini,rupanya jangkaan aku meleset sekali.Ada yang menuduh aku mengajak untuk tidak memakai ciptaan Yahudi sedangkan aku mengajak memboikot yang memberi keuntungan kepada mereka.
Segala sindiran yang diluahkan sedikit mengguris hati aku.Kadang-kadang jawapan yang beremosi yang aku berikan.Mereka lupa,ulama' yang disanjung mereka juga selalu mengajak perkara yang sama aku laungkan ini.Imam Hassan Al Banna,Sayyid Qutb,Syeikh Abdullah Azzam dan Yusuf Qardhawi terlebih dahulu melaungkan fatwa mereka sedangkan aku hanya mengutip kata-kata mereka ini.
Di sini ingin aku petik ucapan Syeikh Dr Yusuf Al Qardhawi yang panjang lebar tentang hal ini:
Wahai kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia,memboikot produk-produk buatan Israel dan Amerika adalah kewajipan bagi seluruh umat Islam di seluruh dunia.Setiap ringgit yang kita bayarkan untuk sebotol Coke misalnya,akan menjadi sebutir peluru di dalam senjata orang-orang Amerika atau Israel yang akan di acu ke arah kita.Kita telah menyumbangkan wang kita setiap hari kepada McD,KFC,Buger King dan sebagainya,tanpa memikirkan ke mana wang itu akan dibelanjakan.
Menurut pendapat saya,setiap Muslim harus bertanggungjawab dalam hal yang mempengaruhu keluarga dan gaya hidup mereka.Lihatlah kepada orang orang Amerika yang telah membatalkan resolusi PBB untuk mengutuk aksi tentera Israel di Palestin. Jika mereka itu adalah pemelihara perdamaian seperti yang mereka dakwa,apakah mungkin mereka melakukannya (membatalkan resolusi PBB).
Wahai manusia,tidakkah anda berfikit??Tidakkah anda memiliki perasaan lagi??Tidakkah anda merasakan kepahitan negara-negara Arab dan Islam dalam hal ini??Darah yang paling murah adalah darah kita!Kita telah menjadi bahan percubaan bagi senjta-senjata serta teknologi mereka.Persenjataan perang ini dibayar oleh kita,dengan gaya hidup konsumerisme yang mereka paksakan ke atas kita.
Saya bertanya kepada anda semua,dengan nama Allah.Saya bertanya pada anda semua.atas nama ribuan orang yang mati di tangan pengganas-pengganas durjana pada tahun 48,67.73 di Qana,di Dir Yassin,di Bahr Al-Bakar semenanjung Gaza dan di Al-Quds.Saya bertanya kepada anda semua,atas nama orang yang mati syahid untuk kehormatan kita.Saya bertanya ke atas anda,atas nama seorang anak kecil bernama Muhammad al-Durrah,yang syahid di pelukan ayahnya ditembusi peluru-peluru ,dari wang yang telah kita sumbangkan pada mereka.
Aljazeera News:8 Oct 2001.
Begitulah pesanan yang telah disampaikan oleh ulama' sanjungan ramai di seluruh dunia.Aku bukan mengajak omong kosong dari diriku sendiri yang tidak berilmu ini sebenarnya.Jika ada yang kata ia tidak akan berkesan,lihatlah contoh ketika umat Islam memulaukan produk Denmark dulu,Arla Food telah mengalami kerugian yang teruk disebabkan kesan pemboikotan tersebut.Maknanya selama ini aku bukan mengajak perjuangan yang sia-sia,tapi bersatulah demi menumbang Yahudi laknatullah ini.
Jika perkara ini pun susah kita lakukan,bayangkan apabila dajjal yang menguasai sumber makanan kita nanti..Dapatkah kita bersama golongan yang beriman???
Jumaat, 29 April 2011
12 Lagi Pejuang Revolusi Mati Di Tangan Tentera Bersekutu
Benarkah misi AS dan NATO di Libya adalah untuk “melindungi awam” Libya dan membantu pejuang revolusi menghadapi tentara Gaddafi? Jika ya, mengapa selalu ada laporan bahawa serangan udara salibis NATO menewaskan orang awam dan pejuang revolusi Libya.
Kali ini serangan udara salibis NATO membunuh seramai 12 pejuang revolusi di kota Misurata, wilayah Libya timut, ujar sumber media.
NATO menolak laporan tersebut walaupun saksi mata mengatakan sebaliknya.
Dr. Hassan Malitan bahwa serangan terjadi sesaat setelah beliau meninggalkan gedung.
“Kami baru saja pergi sekitar 200 meter dan kami mendengar ledakan besar yang menggegarkan tanah,” ujar Malitan.
“Kami mulai menangis dan meneriakkan nama mereka,” lanjutnya. “Sangat jelas misil datang dari langit dan kami mendengar suara pesawat lalu.”
Di ibukota Libya, Tripoli, ledakan besar juga terdengar ketika pesawat NATO melintas di sana.
Sebelumnya, empat warga awam mengalami luka setelah pesawat NATO menghantam target militer di Tripoli timur.
Sementara itu, UK merencanakan akan menyebar tenteranya di perbatasan Libya-Tunisia.
London mengklaim bahawa tentera yang dikerahkan diperbatasan akan bertugas mengamankan pengungsi dari serangan tentara Gaddafi.
Laporan mengatakan bahwa lebih dari 5.000 warga Libya telah menyeberang ke Tunisia dalam 48 jam terakhir
Jumaat, 22 April 2011
Iklan Subaru Di Israel Mengajak Untuk Melanggar Kanak-Kanak
Sebuah foto iklan terbaru kereta Jepun di Israel telah mengundang kemarahan yang cukup kuat untuk iklan yang menyiratkan pesan untuk melanggar anak-anak Palestin di jalan.
Iklan komersial yang diterbitkan oleh dealer Subaru di Israel, memperlihatkan adegan gambar yang terjadi pada tahun lalu dimana seorang Yahudi menyerang dua anak Palestin dengan keretanya di lingkungan Al-Quds Timur (Yerusalem), Silwan sebelum akhirnya dia pergi jauh, lapor Xinhua pada Khamis (21/4/2011).
"Kita akan melihat siapa yang dapat bertahan terhadap Anda," berikut tulisan Ibrani yang berada di sebelah kanan foto.
Insiden pada Oktober tahun lalu mensasarkan remaja Palestin berusia 10 dan 12 tahun yang mengalami patah kaki setelah dilanggar oleh kereta milik penduduk Yahudi.
Setelah serangan, mangsa menolak untuk dibawa masuk ke dalam kereta yang tampaknya dimaksudkan untuk "membawa mereka ke rumah sakit". Anak-anak itu takut mengalami peristiwa yang sama yang menimpa teman-temannya di mana mereka melihat teman-teman mereka dibawa pergi oleh pasukan Israel yang menyamar sebagai warga awam.
Presiden boneka Palestina, Mahmoud Abbas dari parti Fatah mengatakan promosi tersebut merupakan tindakan agresi, "iklan itu kotor dan propaganda yang dapat mencapai status seruan untuk membunuh anak-anak
Penyerang bernama David Be'eri, direktur jenderal Elad, sebuah developer kawasan elit keras.
Organisasai tersebut mendorong ekstrimis Yahudi untuk pindah ke lingkungan padat penduduk di Al Quds timur.
Selasa, 19 April 2011
Memalukan,Lebih Seratus Tentera Lelaki USA Mengaku Diliwat
Sejumlah besar anggota militer AS dari kalangan laki-laki mengatakan mereka menjadi korban kekerasan seksual oleh rakan-rakan dan atasan mereka, ujar sebuah laporan.
Sekitar 110 tentara AS mengatakan mereka mengalami gangguan seksual saat melayani militer pada tahun 2010, hampir tiga kali ganda jumlahnya dari tahun 2007, ujar laporan yang dirilis majalah Newsweek yang berbasis di AS.
Menurut Pentagon, jumlah korban kemungkinan jauh lebih tinggi karena banyak dari prajurit yang tidak ingin mengungkapkannya karena mereka malu atau kerana takut akan adanya balas dendam.
Pemerhati mengatakan bahawa mereka yang melakukan gangguan seksual kebanyakan adalah heteroseksual dan bahawa pemerkosaan dilakukan sebagai pembulian terhadap anggota yang baru masuk, lemah atau diduga homoseksual.
Tahun lalu, lebih dari 50.000 tentara AS positif sebagai korban dari suatu "trauma seks militer" dan kes seperti ini lapan tahun lalu berjumlah 30.000. Awal tahun ini Pentagon diprotes oleh sekelompok veteran perempuan atas pelecehan seksual atau perkosaan oleh sesama anggota militer saat mereka masih aktif.
Hampir satu dari lima anggota militer dari kalangan perempuan dilaporkan telah mengalami gangguan seksual, sementara di kalangan laki-laki jumlahnya satu dari lima belas orang.
Departemen Pertahanan AS tidak menganggap gangguan seks antara prajurit dengan prajurit sebagai kejahatan sampai tahun 1992 dan hanya mengakui mangsa perempuan saja.
Selasa, 12 April 2011
Allahu Akbar!!!Tentera US Menyerang Kawan Sendiri Di Afghanistan
Alhamdulillah, serangan drone AS memakan korban dari kalangan mereka sendiri. Dua tentara salib AS maut di provinsi Helmand oleh serangan misil yang ditembak dari pesawat tak berawak yang biasa digunakan untuk membantai Muslim Afghanistan dan Pakistan.
Ini adalah korban pertama dari kalangan mereka sendiri.
Kedua tentara sedang berjalan kaki, melakukan patroli di Provinsi Helmand, mendekati basis mereka di Sangin, pusat pertempuran sengit di Afghanistan selama dekade terakhir.
Kesalahan terjadi, kedua tentara dikira pejuang Taliban, lapor NBC.
Pentagon menolak untuk mengesahkan atau menyangkal insiden tersebut, mengatakan bahwa mereka masih menyelidikinya. Minggu lalu dilaporkan bahawa dua tentera maut namun tidak dikatakan di mana dan bagaimana mereka maut.
Keduanya diidentifikasi oleh Pentagon sebagai Staff Sarjan Jeremy Smith (26) dari Texas dan Benjamin Rast (23) dari Michigan.
AS telah meningkatkan serangan misil dari pesawat tak berawak di Afghanistan dan Pakistan dengan alasan menyerang target Taliban dan Al Qaeda, namun ternyata serangan tersebut lebih banyak memakan nyawa warga awam daripada target yang mereka sebutkan.
Rabu, 6 April 2011
Ramainya Muslim Merupakan Masalah:Claude Guéant
Di Prancis, kata Guéant, hukum didirikan atas prinsip sekularisme dan pemisahan agama dari negara sejak 1905. “Di masa itu, ada sejumlah kecil Muslim di Perancis. Hari ini, diperkirakan jumlahnya sekitar lima atau enam juta Muslim," katanya, Selasa (5/4).
"Memang benar bahwa peningkatan jumlah Muslim dan beberapa perilaku menciptakan masalah…Kerajaan akan mengambil keputusan pada minggu depan,keputusan yang dibuat hendaklah berdasarkan prinsip sekularisma"
Guéant membuat kenyataan kontroversi ini saat berkunjung ke kota Nantes, Perancis barat, sebelum dimulainya debat tentang sekularisme yang diselenggarakan oleh partai Union for Popular Movement (UMP).
Sejak dipilih sebagai menteri dalam kabinet Presiden Nicolas Sarkozy, Guéant memang tiada henti mengundang kontroversi. Terutama dengan komentar pedasnya terhadap Muslim di Prancis.
Sebelumnya, para pemuka agama di Perancis telah menolak rencana debat sekularisme dan Islam yang akan dianjurkan UMP dan menyatakan keprihatinan mereka karena hal itu hanya akan menimbulkan ketegangan dan pelecehan terhadap Islam, agama terbesar kedua di Prancis.
Jumaat, 1 April 2011
Syria,Lubnan,Somalia, Sudan, Iran Dalam List Untuk US Laknatullah Menyerang
“Saya bertanya mengapa mereka menyerang, Donald Rumsfeld mengaku tidak tahu. Jadi saya mengambil kesimpulan jika mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan,” kata Clark dalam wawancara , enam tahun setelah serangan ke WTC, New York. Clark mengungkapkan, ia sempat membaca memo bagaimana menjajah negara-negara dalam kurun waktu lima tahun ke depan. “Negara itu adalah Syria, Lebanon, Somalia, Sudan, Iran, Libya,” kata Clark.
Negara Arab yang kaya dengan hasil-hasil bumi seperti Arab Saudi,Kuwait,Qatar,UAE tidak akan diserang kerana 'kebonekaan' pemimpin-pemimpin negara tersebut terhadap USA.
Rabu, 30 Mac 2011
US Sudah Belanjakan 550Juta Dolar Untuk Bunuh Umat Islam Libya!!
Pengeluaran untuk serangan udara militer AS yang sedang berlangsung di Libya telah menghabiskan dana sebanyak 550 juta USD.
Menurut data Departemen Pertahanan AS, 60 peratus dana dihabiskan untuk amunisi, misil Tomahawk dan bom dan sisanya untuk mengerahkan pasukan dan menutupi biaya tempur termasuk bahan bakar tambahan yang diperlukan untuk pesawat dan kapal AS, lapor AFP pada Selasa (29/3/2011).
Antara 19 sampai 28 March, militer kafir As telah menembakkan sekurang kurangnya 192 dari 199 rudal jelajah Tomahawk yang menelan biaya 1.5 juta setiap satu
Jika operasi militer As di Libya berlanjutan, mungkin hingga akhir September AS akan mengeluarkan biaya sebesar 800 juta USD, menurut Pentagon.
Sementara itu, Komandan Angkatan Laut AS, Kathleen Kesler, seorang jurucakap Pentagon menyatakan bahwa Pentagon akan mengeluarkan biaya lain sebesar 40 juta USD selama tiga minggu mendatang karena 28 anggota NATO akan mengambil alih semua operasi militer di Libya pada Khamis .
"Setelah itu, jika pasukan AS tinggal dan operasi berlanjut, kami akan dikenakan biaya sebesar 40 juta per bulan," tambahnya.
Menurut pejabat AS, lebih dari 350 pesawat ambil bagian dalam kempen AS di Libya dengan alasan "melindungi warga awam" dari serangan pasukan Gaddafi.
Jumaat, 25 Mac 2011
Dengan Alasan Keamanan,18 Warga Awam Maut Diserang Tentera Bersekutu Celaka!!
Lapan belas warga Libya dilaporkan tewas terbunuh dalam serangan yang dilancarkan Barat di atas Tripoli. Mayat korban saat ini ditempatkan di kamar mayat hospital setempat, beberapa hangus tak dapat dikenali, Reuters pada Kamis (24/3/2011).
"Mereka adalah warga awam. Mereka tidak bersalah," kata pekerja bilik mayat, Abdel Salaam.
Seorang pegawai Libya mengatakan beberapa orang awam dan tentera lain yang meninggal pada Rabu malam (23/3) selama serangan terhadap beberapa titik di Tripoli, kota pertahanan Ghaddafi.
Pejabat pemerintah Libya menuduh angkatan perang Barat membunuh puluhan warga awam. Sementara para pegawai militer AS membantah adanya warga awam tewas dalam serangan udara.
Pasukan koalisi telah menekan Libya selama lima malam dalam upaya untuk menghancurkan sistem pertahanan udara Ghaddafi untuk melindungi warga sipil yang terjebak dalam pertempuran dengan pemberontak yang mencoba menjatuhkannya
Khamis, 24 Februari 2011
Obama Menghantar Clinton Untuk Keamanan Libya???Tarik Dulu Tenteramu Dari Iraq!!!!
Obama mengatakan ia sedang menekan rejim Libya Moammar Gadhaffi untuk menghentikan serangan terhadap rakyat Libya bersamaan dengan rusuhan yang terus tersebar di seluruh negeri. Dia mengatakan akan memberikan pilihan, salah satunya, pemberian hukuman terhadap Libya.
"Kami sedang melakukan segala yang kami mampu untuk melindungi warga negara Amerika," kata Obama dalam sambutan singkat di Gedung Putih, komentar pertamanya publik setelah kerusuhan di Libya.
"Kami sangat mengutuk penggunaan kekerasan di Libya," kata Obama.



